Seksi PMS komitmen wujudkan LPMP Jabar ber-ZI WBK

Tim ZI-WBK LPMP Jawa Barat sedang memaparkan kebijakan ZI-WBK

Bandung
Barat – LPMP Jawa Barat, “Hirup dan huripna lembaga ada di tangan Bapak dan Ibu,”
ujar Tatang Sunendar, salah satu Tim Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI
WBK) LPMP Jawa Barat, “bagaimanapun keberhasilan lembaga ini meraih predikat ZI
WBK tergantung ada upaya yang dilakukan oleh kita bersama,” ujar beliau lagi
dalam acara sosialisasi ZI WBK pada seluruh staf Pemetaan Mutu dan Supervisi
(PMS) di Ruang Rapat Seksi PMS, pada Kamis (13/02/20).

Kegiatan
yang diadakan sebagai salah satu rangkaian upaya LPMP Jawa Barat dalam meraih
predikat ZI WBK ini membahas mengenai Indikator
Pengungkit, yang terdiri dari Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana,
Manajemen Sumber Daya Manusia, Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Selain
Tatang Sunendar, Tim ZI WBK yang hadir dan memberikan materi adalah Tati
Tuswati, Helen Helani, Rita Nurhasanah, Lia Nurliani dan Iman Budiman Shaleh.

 “Alasan kita melaksanakan reformasi itu adalah
maraknya KKN, buruknya pelayanan publik, serta rendahnya kapasitas dan
akuntabilitas kinerja,” urai beliau lagi. Sementara, hakikat pelaksanaan ZI WBK
adalah kemampuan suatu lembaga mempraktekkan hal-hal yang baik sehingga
membangun budaya kerja yang bersih dan melayani.

Dalam
kegiatan tersebut, ditekankan pula mengenai kedisiplinan pegawai, khususnya
mengenai kehadiran dan administrasinya.

“Kami
mohon kerja sama Bapak dan Ibu untuk merapikan administrasi kehadiran,” ujar
Lia Nurliani. Menurutnya, kehadiran pegawai sudah dipantau secara online oleh
pihak pusat, baik itu ketidak hadiran, keterlambatan dan kekurangan jam kerja.

“Dan
kami selaku tim analis pegawai harus dapat membuktikan dengan dokumen
administrasinya,” ujarnya lagi.

Senada
dengan hal tersebut, Tatang Sunendar pun menekankan pengisian log harian di E
SKP pegawai, agar rencana kinerja dapat direalisasikan dan tunjangan kinerja
dapat dibayarkan seluruhnya.

“Tanpa
adanya log harian, tukin yang bapak ibu dapatkan hanya 60% dari seharusnya.”

Dalam
peningkatan kualitas layanan publik, Iman Budiman Shaleh menekankan untuk
selalu mengarahkan pertanyaan yang sering muncul dari stake holder LPMP Jawa
Barat ke unit layanan terpadu yang tersedia di web LPMP Jawa Barat.

Seperti
telah diberitakan sebelumnya, LPMP Jawa Barat saat ini sedang berupaya meraih
predikat ZI-WBK, yaitu predikat yang diberikan kepada suatu lembaga yang
memiliki komitmen untuk melaksanakan good and clean governance melalui
Reformasi Birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan akuntabilitas
kinerja dan  kualitas pelayanan publik.

“Dengan semangat dan kemauan dari Bapak dan Ibu semua, saya yakin kita bisa meraihnya,” ujar Tatang Sunendar menutup kegiatan ini.

Penulis : Mutia Pusparini, LPMP Jawa Barat