Salah Satu Fasilitasi LPMP Jabar Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Melalui Komik Digital

Komik Digital Menjadi Salah Satu Media Pembelajaran

Kab. Bandung Barat – LPMP Jawa Barat sukses melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital yang digawangi oleh Seksi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan (FPMP), dan menjadi salah satu agenda kegiatan lembaga yang dilakukan secara daring. Fungsional tertentu Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) mengemas konten pengembangan komik dalam pembelajaran online dengan apik sehingga berhasil melaksanakan kegiatan Inservice Learning 1 (IN-1) secara maksimal.

Kegiatan yang dilaksankan dengan pola Inservice Learning 1 (IN-1), On The Job Learning (ON), dan Inservice Learning 2 (IN-2) setara dengan 32 Jam Pelajaran (JP) ini dibuka secara resmi oleh kepala LPMP Jawa Barat, Gusmayadi Muharmansyah pada hari Selasa 28 April 2020. Kegiatan IN-1 dilaksanakan selama tiga hari yaitu 28 s.d. 30 April 2020, selanjutnya kegiatan ON dilaksanakan dari 1 s.d. 10 Mei 2020, dan terakhir IN-2 pada 12 Mei 2020. Kegiatan IN-1 sukses dengan persentase kehadiran mencapai 90,3%, ketidakhadiran peserta daring IN 1 sebagian besar disebabkan kendala teknis, tetapi angka ini sudah menunjukan antusiasme peserta yang tinggi terhadap kegiatan ini.

Peserta fasilitasi online ini adalah guru dari berbagai jenjang di Wilayah Provinsi Jawa Barat, berdasarkan data yang ada secara keseluruhan peserta didominasi oleh guru jenjang Sekolah Dasar (SD). “Mulai panik dengan keadaan, bagaimana dengan pembelajaran pada masa pandemi covid-19 ini? mulai dari peralatan atau pun kuota, sekolah tidak boleh menghentikan pembelajaran, harus tetap lanjut pembelajaran dengan keadaan pandemi seperti ini. Apapun yg terjadi pembelajaran tetap harus berlanjut” ungkap Resti Yuniarti saat menjadi fasilitator mata sajian mekanisme kegiatan pada hari pertama, beliau merupakan salah satu PTP di LPMP Jawa Barat.

Secara ringkas produk yang dihasilkan oleh peserta yaitu story line dan komik digital, komik yang dimaksud adalah komik life dengan menampilkan foto asli manusia. Materi pembelajaran yang akan diangkat untuk dijadikan komik diserahkan sepenuhnya kepada peserta untuk memilih. “Harus pandai pandai menganalisis kebutuhan agar bisa mensejajarkan antara ideal dengan realita, interaksi antara siswa dan guru dengan kondisi ini ada rekomendasi yang dilakukan” sekelumit penjabaran yang diberikan oleh Lina Mulyawati yang juga seorang PTP di LPMP Jawa Barat.

Aplikasi yang digunakan untuk media daring yaitu Webex dengan meeting number dan password yang dibagikan secara khusus kepada peserta. Tidak hanya Webex, untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan pengumpulan tugas dari peserta digunakan juga fasilitas Google Classroom, dan untuk memantau ketertiban administrasi peserta dibentuk juga WhatsApp Group.

Tentunya dengan kegiatan yang dilaksanakan secara daring terdapat beberapa kendala yang dihadapi diantaranya beberapa peserta yang didak dapat mengikuti video conference (vicon) dikarenakan beberapa hal. Mulai dari signal yang memang tidak mendukung dan ada peserta yang ijin dikarenakan kepentingan yang tidak dapat ditinggalkan.

Sebelum masuk pada kegiatan ON, Kepala Seksi FPMP Neni Niawati memberikan penjelasan “Dengan covid ini kita belajar dari rumah, bekerja dari rumah, mudah mudahan dengan bekerja dari rumah ini akses bpk ibu tidak mematahkan untuk mengembangkan kompetensi. Bisa masuk sini adalah rejeki ya bu, karena tidak semua bisa masuk, ketika surat diedarkan atensi yang diberikan guru sangat tinggi. Ada kemungkinan di tahun 2020 ini semua kegiatan LPMP dilakukan dengan online”. Selain itu beliau juga memberikan pesan agar seluruh peserta dapat mengambil manfaat dan ilmu yang seluas luasnya dari kegiatan tersebut (Dok. LPMP Jawa Barat).

 

Penulis: Leni Nurahman & Asri Nur Azizah

More kunaon.net